Kamis, 05 September 2013

KENALI GAYA BELAJAR ANAK-ANAK KITA


"Orangtua dan guru harus kenal gaya belajar anak secara tepat agar anak tak frustasi karena dinilai

Tulisan Ozu rapih dan enak dibaca. Di dalam buku catatan sekolahnya banyak sekali simbol atau gambar daripada kata-kata. Kalau mencari buku bacaan, Ozu akan membolak-batik gambarnya atau penggambaran suasana cerita. Jika membaca atau mendengar kata bunga, dia mencatatnya dengan gambar bunga, atau kata "meningkat" akan ditulisnya berupa tanda panah ke atas. Di kelas dia lebih suka kalau guru menerangkan sesuatu dengan gambar. Bagi Ozu segala sesuatu yang ia dengar, harus ditulis kembali dalam satu daftar. Tak jarang dia membuat titian keledai dengan nama yang mudah diingat untuk mengingat pelajaran.

Sedangkan, buku tulis Gladys lebih banyak halaman kosong dan tulisannya tak cukup rapih. Gladys selalu bilang sudah memahami pelajaran dengan baik, jadi tidak perlu ada catatan. Di dalam kelas Gladys selalu aktif bertanya, ia juga dianggap cermat mendengarkan pelajaran. Di rumah Gladys lebih asyik bermain PS dan selalu membaca ulang komik-komik yang dibeli, sampai hafal dialognya la selalu ingat kata-kata yang didengar?nya. Jangan coba-coba berjanji dengan Gladys, pasti akan dikejarnya.
Lain lagi dengan Fani yang selalu mempraktikkan perkataan guru di kelas. Dia paling suka melakukan percobaan. Semua tugas praktik dalam buku pelajaran dengan antusias dikerjakannya sendiri. Fani semangat bertanya hal apa saja yang ingin diketahuinya untuk bisa dilakukan. Dia paling sering membantu bibi memasak. Ibunya mengaku jarang melihat Fani duduk membaca dan menu?lis terus menerus dengan tertib di dalam kamar.

Orangtua harus menyadari bahwa anak memiliki gaya belajar berbeda untuk mengembangkan potensinya. Mari kita bayangkan bahwa potensi anak berada di dalam satu kotak tertutup. Untuk membuka kotak tersebut, diperlukan kunci. Kunci yang dimaksud adalah bagaimana orangtua dapat memahami gaya belajar anak, sehingga tidak perlu merasa cemas kalau melihat anak tampak santai di rumah karena tidak belajar. Tiap individu memiliki kekhasan sejak lahir dan diperkaya melalui pengalaman hidup. Yang pasti semua orang belajar melalui alat inderawi, baik penglihatan, pendengaran, dan kinestetik. Psikolog pendidikan menyakini bahwa setiap orang memiliki kekuatan belajar atau modalitas belajar. Semakin kita mengenal baik modalitas belajar kita maka akan semakin mudah dan lebih percaya diri di dalam menguasai suatu keterampilan dan konsep-konsep dalam hidup. Tiap individu memiliki kekhasan sejak lahir dan diperkaya melalui pengalaman hidup. Yang pasti semua orang belajar melalui alat inderawi, baik penglihatan, pendengaran, dan kinestetik. Psikolog pendidikan menyakini bahwa setiap orang memiliki kekuatan belajar atau modalitas belajar. Semakin kita mengenal baik modalitas belajar kita maka akan semakin mudah dan lebih percaya diri di dalam menguasai suatu keterampilan dan konsep-konsep dalam hidup. Belajar berawal dari rumah! Anak belajar melalui apa yang ia lihat, dengar, dan  sentuh. Satu dari tiga saluran inderawi -visual, auditori dan kinestetik- adalah salah satu cara untuk belajar dengan baik. Salah satu faktor yang mempengaruhi cara belajar anak adalah persepsi, yaitu bagaimana dia memperoleh makna dari lingkungan. Persepsi diawali lima indera: mendengar, melihat, mengecap, men?cium,dan merasa.Didunia pendidikan, istilah modalitas mengacu khusus untuk penglihatan, pendengaran, dan kinestetik. Modalitas visual menyangkut penglihatan dan bayangan mental. Modalitas pen?dengaran merujuk pada pendengaran dan pembicaraan. Modalitas kinestetik merujuk gerakan besar dan kecil.  Salah satu tanda mengenali gaya bela?jar seseorang melalui kalimat yang ia gunakan. Tipe visual akan bicara misalnya, " Mama, lihat muka Indri dong jika mau bicara sesuatu." Bu Guru bisa melihat apa yang aku maksudkan barusan?" Sedang?kan, tipe auditori mengatakan, "Mama, dengerin, aku mau cerita:'Tipe kineste?tik cenderung berbicara sangat singkat, bahkan tanpa komentar apapun. Tanpa disadari gaya belajar mempenga?ruhi seseorang memilih tempat duduk. Tipe visual lebih memilih duduk di baris depan. Tipe auditori cenderung duduk di tengah-tengah. Tipe kinestetik, lebih memilih duduk di sebelah kanan, dekat pintu. Mereka akan segera melarikan diri jika merasa tidak perlu mendengarkan. Apa yang bisa dibantu orangtua? Dengan memahami gaya belajar anak berarti akan membuat anak lebih bahagia. Karena respons orangtua terhadap kebutuhan dirinya tepat. Bagi anak dengan gaya belajar kinestetik, maka orangtua atau guru diharap pula aktif bersikap fisik.Anak tak mau buang waktu untuk bicara dan cenderung langsung pada apa yang harus dikerjakan. Anak sangat energik dan selalu nomor satu berdiri di depan barisan. Jika mendengarkan musik, dia bergoyang sesuai irama. Jika diajak jalan-jalan, tangannya mencoba menyen?tuh apa saja. Pilih mainan roda dua, tali lompat, bola, cat air, clan dough. Anak juga suka main drama. Penegakkan disiplin tak cukup hanya verbal, karena tak berpengaruh. Perlu digunakan cara time out. Anak tipe auditori terlihat gemar bicara. Di kelas sering mengganggu anak lain dengan teriakan dan cerita-ceritanya. Anak ini pencinta musik apa saja. Pilih berbagai macam CD dan alat musik main?an. Beri kesempatan sebanyak mungkin untuk bicara, menyanyi, mendengarkan, dan berteriak. Penegakan disiplin cukup dengan kata-kata. Gunakan dialog dan tatap muka untuk menjelaskan masalah yang perlu menjadi perhatiannya.

Anak tipe visual tampak terpaku dalam mengamati sesuatu. Dia penuh rasa ingin tahu terhadap hal baru. Orangtua dapat memberikan kesempatan melalui gambar-gambar. Berbagai perlengkapan seperti papan tulis, krayon, cat air, spidol, gunting clan lem bisa disiapkan untuknyz Termasuk main-an boneka-boneka yang dapat diganti pakaiannya. Disiplin ditegakkan dengan mengacu pada orangtua. Mereka tidak membutuhkan perkataan panjang lebar, tetapi cukup mencontoh perbuatan orangtua. Hadiah cukup dengan senyum lebar, dan ekspresi orangtua terhadap kegiatan mereka.

Peraturan bagi orang tua :
1. Sadari tipe gaya belajar anak. Tipe kinestetik, visual, auditori atau kombinasi.
2. Sadari tipe gaya belajar diri. Orangtua bisa saja memiliki gaya belajar berbeda dengan anaknya.
3. Penuhi anak dengan kesempatan agar dia berhasil dalam modalitas yang dimilikinya.
4. Disiplin dan beri hadiah sesuai dengan gaya belajarnya.
5. Selalu melihat posisi terbaik yang dimiliki anak untuk dikembangkan.
6. Bantulah anak menggunakan strategi modalitas untuk menguasai berbagai keterampilan clan konsep lainnya.--*

Karakteristik Gaya Belajar
Visual   

Gaya, Belajar melalui pengamatan: mengamati peragaan 
Membaca, Menyukai deskripsi, sehingga seringkali ditengah-tengah membaca berhenti untuk membayangkan apa yang dibacanya.
Mengeja, Mengenali huruf melalui rangkaian kata yang tertulis
Menulis, Hasil tulisan cenderung baik, terbaca jekas dan rapi. 
Ingatan, Ingat muka lupa nama, selalu menulis apa saja. 
Imajinasi, Memiliki imajinasi kuat dengan melihat detil dari gambar yang ada.
Distraktibilitas, Lebih mudah terpecah perhatiannya jika ada gambar. 
Pemecahan, Menulis semua hal yang dipikirkan dalam suatu daftar.      
Respons terhadap periode kosong aktivitas, Jalan-jalan melihat sesuatu yang dapat dilihat.
Respon untuk situasi baru, Melihat sekeliling dengan mengamati struktur.  
Emosi, Mudah menangis dan marah, tampil ekspresif 
Komunikasi, Tenang tak banyak bicara panjang, tak sabaran mendengar, lebih banyak mengamati.
Penampilan, Rapi, paduan warna senada, dan suka urutan.  
Respon terhadap seni, Apresiasi terhadap seni apa saja yang dilihatnya secara mendalam dengan detil dan komponen, daripada karya secara keseluruhan.  

Auditori

Gaya, belajar melalui instruksi dari orang lain
Membaca, Menikmati percakapan dan tidak memperdulikan ilustrasi yang ada
Mengeja, Menggunakan pendekatan melalui bunyi kata
Menulis, Hasil tulisan cenderung tipis, seadanya
Ingatan, ingat nama lupa muka,ingatan melaui pengulangan.
Imajinasi, Tak mengutamakan detil, lebih berpikir mengandalkan pendengaran.
Distraktibilitas, Mudah terpecah perhatiannya dengan suara.
Pemecahan, Pemecahan masalah melalui lisan.
Respons terhadap periode kosong aktivitas, Ngobrol atau bicara sendiri.
Respon untuk situasi baru, Bicara tentang pro dan kontra.
Emosi, Berteriak kalau bahagia, mudah meledak tapi cepat reda, emosi tergambar jelas melalui perubahan besarnya nada suara, dan tinggi rendahnya nada.
Komunikasi, Senang mendengar dan cenderung repetitif dalam menjelaskan.
Penampilan, Tak memperhatikan harmonisasi paduan warna dalam penampilan.
Respon terhadap seni, Lebih memilih musik. Kurang tertarik seni visual, namun siap berdiskusi sebagai karya secara keseluruhan,tidak berbicara secara detil dan komponen yang dilihatnya.

Kinestetik

Gaya, Belajar melalui melakukan sesuatu secara langsung
Membaca, Lebih memiliki bacaan yang sejak awal sudah menunjukkan adanya aksi.
Mengeja, Sulit mengeja sehingga cenderung menulis kata untuk memastikannya
Menulis, Hasil tulisan "nembus" dan ada tekanan kuat pada alat tulis sehingga menjadi sangat jelas terbaca.
Ingatan, Lebih ingat apa yang sudah dilakukan, daripada apa yang baru saja dilihat atau dikatakan.
Imajinasi, Imajinasi tak terlalu penting, lebih mengutamakan tindakan/kegiatan.
Distraktibilitas, Perhatian terpecah melalui pendengaran
Pemecahan, Pemecahan masalah melalui kegiatan fisik dan aktivitas.
Respons terhadap periode kosong aktivitas, Mencari kegiatan fisik bergerak.
Respon untuk situasi baru, Mencoba segala sesuatu dengan meraba, merasakan dan memanipulasi.
Emosi, Melompat-lompat kalau gembira, memeluk, menepuk, dan gerakan tubuh keseluruhan sebagai luapan emosi.

Komunikasi, Menggunakan gerakan kalau bicara, kurang mampu mendengar dengan baik.
Penampilan, Rapi, namun cepat berantakan karena aktivitas yang dilakukan
Respon terhadap seni, Respons terhadap musik melalui gerakan. Lebih memiliki patung, melukis yang melibatkan aktivitas gerakan.

teks DR Reni Akbor Howodi Psi. Fok. Psikologi U1.

KISAH KARPET


Alkisah ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki. Urusan berbelanja, cucian, makan, kebersihan, dan kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik. Rumah tampak selalu rapi, bersih, dan teratur. Dan suami serta anak2nya sangat menghargai pengabdiannya itu. 


Cuma ada satu masalah, ibu yang pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet dirumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu diatas karpet, dan suasanatidak enak akan berlangsng seharian. Padahal dengan 4 anak laki-laki dirumah, hal ini mudah sekali terjadi dan menyiksanya. 

Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog, dan menceritakan masalahnya. 

Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian, sang psikolog tersenyum dan berkata kepada sang ibu. "Ibu bisa tutup mata Ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan". Ibu itu kemudian menutup matanya. "Bayangkan rumah Ibu yang rapi dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana perasaan Ibu?" 

Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah. Mukanya yang murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya. Sang psikolog melanjutkan, "Itu artinya tidak ada seorangpun dirumah ibu. Tak ada suani, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka." "Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu kasihi". 

Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung menghilang, nafasnya mengandung isak. Perasaannya terguncang. Pikirannya langsung cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan anak-anaknya. 

"Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu dan kotoran di disana, artinya suami dan anak-anak Ibu ada dirumah. Orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka menghangatkan hati ibu". Sang Ibu mulai tersenyum kembali, merasa nyaman dengan visualisasi tersebut. "Sekarang bukalah mata Ibu", Ibu itu membuka matanya "Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah buat Ibu?" Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya.

 "Aku tahu maksud anda" ujar sang ibu, "Jika kita melihat dengan sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif".

 Sejak saat itu, sang Ibu tidak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu disana, ia tahu keluarga yang dikasihinya ada dirumah.

Minggu, 14 Juli 2013

Keutamaan Bulan Ramadhan


Ramadhan adalah bulan kebaikan dan barokah, Allah memberkahinya dengan banyak keutamaan sebagaimana dalam penjelasan berikut ini.

1. Bulan Al-Qur'an
Allah menurunkan kitab-Nya yang mulia sebagai petunjuk bagi manusia, obat bagi kaum mukminin, membimbing kepada yang lebih lurus, menjelaskan jalan petunjuk (Al-Qur'an) pada malam Lailatul Qadar, suatu malam di bulan Ramadhan.

Allah berfirman (yang artinya): “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya, dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur" [Al-Baqarah : 185]

Ketahuilah saudaraku -mudah-mudahan Allah meberkatimu- sesungguhnya sifat bulan Ramadhan adalah sebagai bulan yang diturunkan padanya Al-Qur'an, dan kalimat sesudahnya dengan huruf (fa) yang menyatakan illat dan sebab: ".... barangsiapa yang melihatnya hendaklah berpuasa" memberikan isyarat illat (penjelas sebab) yakni sebab dipilihnya Ramadhan adalah karena bulan tersebut adalah bulan yang diturunkan padanya Al-Qur'an.

2. Dibelenggunya Syaithan, Ditutupnya Pintu-Pintu Neraka dan Dibukanya Pintu-Pintu Surga

Pada bulan ini kejelekan menjadi sedikit, karena dibelenggu dan diikatnya jin-jin jahat dengansalasil (rantai), belenggu dan ashfad. Mereka tidak bisa bebas merusak manusia sebagaimana bebasnya di bulan yang lain, karena kaum muslimin sibuk dengan puasa hingga hancurlah syahwat, dan juga karena bacaan Al-Qur'an serta seluruh ibadah yang mengatur dan membersihkan jiwa.

Allah berfirman (yang artinya): “Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa" [Al-Baqarah : 183]
Maka dari itu ditutupnya pintu-pintu jahannam dan dibukanya pintu-pintu surga, (disebabkan) karena (pada bulan itu) amal-amal shaleh banyak dilakukan dan ucapan-ucapan yang baik berlimpah ruah (yakni ucapan-ucapan yang mengandung kebaikan banyak dilafadzkan oleh kaum mukminin -red).

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda (yang artinya): “Jika datang bulan Ramadhan, maka dibukalah pintu-pintu surga [dalam riwayat Muslim: "Dibukalah pintu-pintu rahmat"dan ditutup pintu-pintu neraka dan dibelenggu syetan" [Hadits Riwayat Bukhari 4/97 dan Muslim 1079]
Semuanya itu sempurna di awal bulan Ramadhan yang diberkahi, berdasarkan sabda RasulullahShallallahu 'alaihi wa sallam (yang artinya): "Jika datang awal malam bulan Ramadhan, diikatlah para syetan dan jin-jin yang jahat, ditutup pintu-pintu neraka, tidak ada satu pintu-pintu yang dibuka, dan dibukalah pintu-pintu surga, tidak ada satu pintu-pun yang tertutup, berseru seorang penyeru; "Wahai orang yang ingin kebaikan, lakukanlah! Wahai orang yang ingin kejelekan, kurangilah! Dan bagi Allah mempunyai orang-orang yang dibebaskan dari neraka, itu terjadi pada setiap malam" [Diriwayatkan oleh Tirmidzi 682 dan Ibnu Khuzaimah 3/188 dari jalan Abi Bakar bin Ayyasy dari Al-A'masy dari Abu Hurairah. Dan sanad hadits ini Hasan]

3. Malam Lailatul Qadar
Engkau telah mengetahui, wahai hamba yang mukmin bahwa Allah Jalla Jalaluhu memilih bulan Ramadhan karena diturunkan padanya Al-Qur'an. Hari yang paling mulia di sisi Allah adalah pada bulan diturunkannya Al-Qur'an hingga harus dikhususkan dengan berbagai macam amalan. Hal ini akan dijelaskan secara terperinci dalam pembahasan malam Lailatul Qadar, Insya Allah.
Sesungguhnya jika satu nikmat dicapai oleh kaum muslimin, mengharuskan adanya tambahan amal sebagai wujud dari rasa syukur kepada Allah. Hal ini berdasarkan firman Allah setelah menceritakan sempurnanya nikmat bulan Ramadhan (yang artinya): “Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya, dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur" [Al-Baqarah : 185].
Firman Allah Tabaraka wa Ta'ala setelah selesai (menyebutkan) nikmat haji (yang artinya) :“Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah (dengan menyebut) Allah. Sebagaiman kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berdzikir lebih banyak dari itu" [Al-Baqarah : 200]
Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu: Adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberi khabar gembira kepada para sahabatnya dengan bersabda, "Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa didalamnya; pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat; juga terdapat pada bulan ini malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barangsiapa tidak memperoleh kebaikannya maka dia tidak memperoleh apa-apa." (HR. Ahmad dan An-Nasa'i) 
Dari Ubadah bin ash-Shamit, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan keberkahan, AIlah mengunjungimu pada bulan ini dengan menurunkan rahmat, menghapus dosa-dosa dan mengabulkan do'a. Allah melihat berlomba-lombanya kamu pada bulan ini dan membanggakanmu kepada para malaikat-Nya, maka tunjukkanlah kepada Allah hal-hal yang baik dari dirimu. Karena orang yang sengsara ialah orang yang tidak mendapatkan rahmat Allah di bulan ini."(HR.Ath-Thabrani, dan para periwayatnya terpercaya. Al-Mundziri berkata: "Diriwayatkan oleh an-Nasa'i dan al-Baihaqi, keduanya dari Abu Qilabah, dari Abu Hurairah, tetapi setahuku dia tidak pemah mendengar darinya.")
Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallambersabda: "Umatku pada bulan Ramadhan diberi lima keutamaan yang tidak diberikan kepada umat sebelumnya, yaitu: bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma kesturi, para malaikat memohonkan ampunan bagi mereka sampai mereka berbuka, Allah 'Azza wa Jalla setiap hari menghiasi surga-Nya lalu berfirman (kepada surga), "Hampir tiba saatnya para hamba-Ku yang shalih dibebaskan dari beban dan derita serta mereka menuju kepadamu". Pada bulan ini para jin yang jahat diikat sehingga mereka tidak bebas bergerak seperti pada bulan lainnya, dan diberikan kepada ummatku ampunan pada akhir malam." Beliau ditanya, "Wahai Rasulullah apakah malam itu Lailatul Qadar?" Jawab beliau, "Bukan. Namun orang yang beramal tentu diberi balasannya jika telah menyelesaikan amalnya." (HR. Ahmad. Isnad hadits tersebut dha'if, dan di antara bagiannya ada nash-nash lain yang memperkuatnya)

Selasa, 25 Juni 2013

BLANGKO IJAZAH SUDAH DATANG



Alhamdulillah, blangko Ijazah yang telah lama ditunggu akhirnya sudah datang. Penulisan akan dikebut selama 2 hari, sehingga kemungkinan bisa dibagikan hari Kamis, 27 Juni 2013. Namun secara pastinya nanti akan diumumkan kapan pengambilannya, namun yang jelas sekarang sedang dalam proses penulisan.
Selain itu masih ada lagi yang ditunggu-tunggu yakni SKHUN Asli, yang sampai saat ini belum datang. Nanti jika SKHUN Asli tersebut sudah datang kami akan mengumumkan secepatnya.
Untuk sementara sekolah menyediakan SKHUN Sementara. 
Diharapkan para siswa untuk pro aktif mencari informasi yang rsemi ke sekolah atau melalui blog pak saya atau website sekolah.

Selasa, 18 Juni 2013

IJAZAH & SKHUN ASLI BELUM DATANG


Sehubungan dengan blangko Ijazah dan SKHUN Asli dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kebumen belum ada, maka kepada segenap alumni siswa tahun 2013 diharap maklum.
Nanti jika blangko tersebut sudah ada akan diberitahukan secepatnya melalui web sekolah atau blognya pak saya ini.
SKHU Sementara yang kemarin diberikan saat Pengumuman Kelulusan itu berlaku untuk mendaftar di sekolah SMA/SMK.
Demikian untuk menjadikan perhatian.

Rabu, 12 Juni 2013

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TAHUN PELAJARAN 2013/2014 SMP NEGERI 3 KEBUMEN KAB. KEBUMEN


PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SMP NEGERI 3 KEBUMEN
Alamat : Jl. Letjend. S. Parman 3 Kebumen Telp. (0287) 381140
Fax. (0287) 382950 Kebumen 54311 NIS: 200060

I. DASAR
1)       Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2)       Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang  Standar Nasional Pendidikan.
3)       Surat Keputusan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (PSMP) No. 1931/C3/PP/2006 tanggal 17-11- 2006.
4)       Surat Edaran dari Kementerian Pendidikan dan KebudayaanNomor : 776/D2/DM/2013 tanggal 12 April 2013 tentangPenerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2013/2014.
5)       Surat Edaran dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa TengahNomor : 422.1/03870 tanggal 7 Mei 2013 tentang PenerimaanPeserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2013/2014.

II. VISI dan MISI
Visi:

Generasi Global, bertaqwa dan berjati diri Indonesia

Misi:

1. Membimbing siswa untuk berprestasi dan bersaing dalam
    menghadapi tantangan hidup secara global
2. Menanamkan dan menerapkan nilai-nilai agama sebagai cerminan
3. Melengkapi sarana dan prasarana belajar yang berkualitas dan
    memadai
4. Membangun warga sekolah yang demokratis, cerdas, cinta tanah
    air dan mencintai budayanya
5. Menyelenggarakan proses pembelajaran dan Bimbingan Konseling
   yang efektif, efisien dan berkualitas
6. Menyelenggarakan tata kelola organisasi dan kelembagaan yang
   transparan, kredibel dan akuntabel serta profesional
7. Menjalin partnership kelembagaan baik nasional maupun
    internasional
8. Mewujudkan lingkungan yang rindang, indah dan nyaman

                      III. PROFIL SEKOLAH
1.     SMP Negeri 3 Kebumen berdiri pada tgl. 1 Agustus 1963 dengan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 165/B-II tgl. 14 – 11 – 1963. Berdasarkan SP. No.209/C2/Pen/74 tgl. 2 Mei sebagai Sekolah Perintis. Akreditasi  A (Amat Baik).
2.     SMP Negeri 3 Kebumen sebagai Sekolah Standar Nasional (SSN) berdasarkan SK Direktur PLP Dirjen Dikdasmen No. 960/C3/Kp/2005 tgl. 19-7-2005, mengalami kemajuan yang sangat pesat baik akademis, nonakademis, dan sarana/prasarana, sehingga berdasarkan SK Direktur Pembinaan SMP Dirjen Mendikdasmen Depdiknas No. 230/C3/KEP/2008 tgl. 8-2-2008, SMP Negeri 3 Kebumen ditetapkan sebagai RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL (RSBI).
3.     Pada tanggal 8 Januari 2013 Rintisan Sekolah Bertaraf Intenasional (RSBI) dibubarkan Mahkamah Konstitusi (MK) melalui judicial review atas Pasal 50 Ayat 3, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Tahun 1945 seperti yang dibacakan oleh Ketua MK Mahfud MD pada hari Selasa, 8 Januari 2013 di Gedung MK Jakarta. SMP Negeri 3 Kebumen kembali menjadi Sekolah Reguler.

IV.  MEKANISME PENDAFTARAN
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2013/2014 sebanyak 8 kelas X 32 siswa = 256 siswa.
1.        Waktu dan Tempat Pendaftaran
1.1.      Waktu, tanggal 24 s.d. 28 Juni 2013 pukul 08.00 s.d. 12.00 (kecuali hari Jumat 08.00 s.d. 11.00)
1.2.      Tempat di SMP Negeri 3 Kebumen

2.        Biaya Pendaftaran
Pendaftaran                    : Tidak dipungut biaya

3.        Syarat Pendaftaran
3.1. Formulir Pendaftaran on-line.
3.2. Fotokopi Akta Kelahiran/Kenal Lahir 1 lembar.
3.3. SKHUN Asli.
3.4. Pasfoto warna: 3x4=4 buah.
3.5. Fotokopi Sertifikat/Piagam kejuaraan bidang akademik/nonakademik minimal tingkat Kecamatan bagi yang memiliki (salah satu nilai tertinggi), dan menunjukkan piagam asli.
3.6. Fotokopi STTB/Ijazah yang dilegalisasi.
3.7. Kartu/Surat BSM bagi yang mempunyai.
3.8. Berusia setinggi-tingginya 18 th pada awal tapel 2013/2014
3.9. Semua persyaratan dimasukkan stopmap warna merah (putra) dan stopmap warna biru (putri)
3.10.   Setelah mengisi data on-line di web sekolah, pendaftar datang ke SMP Negeri 3 Kebumen untuk legalisasi kepada Panitia PPDB.

4.        Sistem Seleksi
4.1. Seleksi dilakukan dengan cara menyusun peringkat nilai UN.
4.2. Ditambah nilai piagam penghargaan/kejuaraan.
No
Tingkat Kejuaraan
Juara
I
II
III
1
Internasional
Diterima langsung
Diterima langsung
Diterima langsung
2
Nasional
Diterima langsung
2,75
2,50
3
Provinsi
2,25
2,00
1,75
4
Kab/Kota
1,50
1,25
1,00
5
Kecamatan
0,75
0,50
0,25

5.     Kriteria Penilaian
     Hasil akhir diperoleh dari:
5.1. Nilai UN SD/MI.
5.2. Sertifikat/Piagam, sesuai dengan aturan dari Dinas Dikpora Kab. Kebumen (Jumlah Nilai UN ditambah bonus prestasi)
5.3. Apabila terjadi jumlah nilai yang sama, maka penentuannya membandingkan nilai mapel dengan urutan; Matematika, IPA, dan Bahasa Indonesia
5.4. Tidak ada cadangan

6.        Pengumuman Calon Peserta Didik yang Diterima
Pengumuman calon peserta didik baru yang diterima tgl. 3-7-2013 pk. 09.00 wib. dapat dilihat melalui:
a.        Papan pengumuman di SMP Negeri 3 Kebumen
b.        Website SMP Negeri 3 Kebumen(www.smpn3kebumen.sch.id)

7.        Daftar  Ulang
Daftar  ulang calon peserta didik baru tgl. 4-8 Juli 2013 Pk. 08.00 – 12.00 wib.

8.        Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB)
Masa Orientasi Peserta Didik Baru tgl. 15-17 Juli 2013.

V. KURIKULUM
Kurikulum Standar Isi Tahun 2013 KTSP dan Nasional

VI. SARANA PRASARANA SEKOLAH
  1. 1.        Gedung sekolah yang megah dan strategis.
  2. 2.        Ruang kelas yang sejuk dan nyaman dilengkapi, kipas angin, LCD, TV, DVD, computer, internet, kulkas, dispenser, almari besi,  dan loker.
  3. 3.        Laboratorium komputer (1 siswa 1 komputer) dengan jaringan internet.
  4. 4.        Laboratorium Bahasa, Biologi, Fisika, Kesenian Tradisional (Karawitan).
  5. 5.        Perpustakaan berbasis ICT, Studio Musik, Musholla.
  6. 6.        Sarana Olahraga, Kantin Siswa, MCK yang memadai.
  7. 7.        Koperasi Siswa, Klinik Sekolah, Website, Hotspot Area.
  8. 8.        Parkir sepeda, halaman sekolah luar dan dalam yang luas



VII. LAIN-LAIN
1.        Semua peserta didik diberi layanan internet gratis.

VIII. KEGIATAN EKSTRAKURIKULER

Kegiatan Ekstrakurikuler yang diselenggarakan untuk mengembangkan bakat anak meliputi: Pramuka, Palang Merah Remaja, Sepakbola, Basket, Bolavoli, Taekwondo, Sepaktakraw, Pencaksilat, Seni Musik, Bulutangkis, Seni Tari, Karawitan, Seni Baca Al-Qur’an, Baca Tulis Al-Qur’an, English Club, Rebana.

IX. KEJUARAAN YANG DIRAIH SELAMA
TAHUN PELAJARAN 2012/2013

1.     RASO Tingkat Provinsi, medali perunggu (Menyanyi Tunggal Pi), medali perak (Menyanyi Tunggal Pa), 2 medali perak (Pencaksilat), medali emas (Tilawah)
2.     Invitasi Bulutangkis Tingkat Jateng DIY, juara II
3.     Karate Tingkat Nasional  di Serang Banten, juara II dan III
4.     Invitasi PMR Tingkat Kabupaten, juara II dan III
5.     Popda Bulutangkis Tingkat Kabupaten, juara I dan II
6.     Popda Basket Tingkat Kabupaten, juara I
7.     O2SN Karate Tingkat Kabupaten, juara I
8.     O2SN Bulutangkis Tingkat Kabupaten, juara I dan II
9.     O2SN Atletik Tingkat Kabupaten, juara I
10.  Olimpiade Sains Tingkat Kabupaten, juara I dan II  (B. Inggris), juara I (IPA), juara II dan III (Matematika)
11.  Popda Tekwondo Tingkat Kabupaten, juara III
12.  Popda Atletik Tingkat Kabupaten,  juara I, II (Lompat Jauh), juara I (Lempar Lembing), juara I (Tolak Peluru)
13.  Vokal Grup Tingkat Kabupaten, juara III
14.  O2SN  Atletik Tingkat Karesidenan Kedu, juara I
15.  O2SN Karate Tingkat Karesidenan Kedu, juara I
16.  O2SN Bulutangkis Tingkat Karesidenan Kedu, juara I
17.  FLS2N Tingkat Kabupaten MTQ, juara III
18.  O2SN Karate Tingkat Provinsi, juara III